Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Maret 2014
Tertutupnya Pintu Syurga Bagi Manusia Yang Senang Berdusta Bersumpah
21 Jul 2013

Islam adalah agama yang mengajarkan kebaikan. Berkata dan bersikap jujur hukumnya wajib dan diharamkan untuk berpura-pura atau berdusta.
Allah SWT sangat benci dengan kata-kata bohong dan sumpah palsu. Kerana sumpah adalah perkataan yang dijadikan jaminan, dan tidak boleh dipalsukan.
Sering kali kita menyaksikan orang-orang begitu mudah bersumpah. Lalu tanpa merasa berdosa melanggarnya, bahkan ada yang berani bersembunyi di balik sumpah.
Ustaz Arifin Ilham mengingatkan kita bahawa sumpah tidak boleh dipermainkan apalagi dijadikan perisai berlindung dari kejahatan yang dilakukan. Padahal ramai orang yang sebelumnya sudah disumpah, malah melanggar dan berbuat kejahatan.
Sumpah untuk tidak korupsi ketika akan dilantik jawatan, sumpah untuk tidak mengkhianati ketika pernikahan, sumpah bahawa tidak mencuri apapun padahal mengambil wang yang bukan miliknya, dan berbagai sumpah yang akhirnya menjadi kebohongan belaka lainnya. Ada juga yang berani bersumpah laknat.
Allah membenci umatNya yang menyalahgunakan sumpah, Rasulullah pun sudah menyampaikannya kepada manusia.
Dari Abu Umamah, Iyas bin Tsalabah Al Haritsi ra, Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang mengambil haq Muslim dengan sumpah palsu (untuk memperkaya diri), maka Allah mewajibkan untuknya masuk neraka dan diharamkan masuk suurga".
Seorang laki-laki bertanya, "Sekalipun sedikit, ya, Rasulullah?", Rasulullah menjawab, "Sekalipun sebatang kayu siwak" (HR Muslim).
Ladies, mungkin kadang-kadang anda luput untuk menepati sumpah. Sumpah untuk tidak berbohong atau sumpah untuk hal yang lain. Marilah mulai sekarang jangan sembarangan bersumpah agar Allah senantiasa membukakan pintu syurga bagi kita.
sumber:vimale.com
Allah SWT sangat benci dengan kata-kata bohong dan sumpah palsu. Kerana sumpah adalah perkataan yang dijadikan jaminan, dan tidak boleh dipalsukan.
Sering kali kita menyaksikan orang-orang begitu mudah bersumpah. Lalu tanpa merasa berdosa melanggarnya, bahkan ada yang berani bersembunyi di balik sumpah.
Ustaz Arifin Ilham mengingatkan kita bahawa sumpah tidak boleh dipermainkan apalagi dijadikan perisai berlindung dari kejahatan yang dilakukan. Padahal ramai orang yang sebelumnya sudah disumpah, malah melanggar dan berbuat kejahatan.
Sumpah untuk tidak korupsi ketika akan dilantik jawatan, sumpah untuk tidak mengkhianati ketika pernikahan, sumpah bahawa tidak mencuri apapun padahal mengambil wang yang bukan miliknya, dan berbagai sumpah yang akhirnya menjadi kebohongan belaka lainnya. Ada juga yang berani bersumpah laknat.
Allah membenci umatNya yang menyalahgunakan sumpah, Rasulullah pun sudah menyampaikannya kepada manusia.
Dari Abu Umamah, Iyas bin Tsalabah Al Haritsi ra, Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang mengambil haq Muslim dengan sumpah palsu (untuk memperkaya diri), maka Allah mewajibkan untuknya masuk neraka dan diharamkan masuk suurga".
Seorang laki-laki bertanya, "Sekalipun sedikit, ya, Rasulullah?", Rasulullah menjawab, "Sekalipun sebatang kayu siwak" (HR Muslim).
Ladies, mungkin kadang-kadang anda luput untuk menepati sumpah. Sumpah untuk tidak berbohong atau sumpah untuk hal yang lain. Marilah mulai sekarang jangan sembarangan bersumpah agar Allah senantiasa membukakan pintu syurga bagi kita.
sumber:vimale.com
Senin, 25 November 2013
Asal Muasal Bahasa Manusia Telah Terungkap
Sebuah studi yang baru-baru ini dirilis menguak misteri asal muasal bahasa yang digunakan manusia. Science Magazine edisi 15 April 2011 mengungkapkan, bahasa yang digunakan oleh manusia pertama kali muncul di selatan Afrika. Dari sanalah kemudian bahasa ini menyebar ke seluruh dunia.
Peneliti dari Universitas Auckland, Selandia Baru, Quentin Atkinson, melakukan studi dengan menelusuri rekam jejak bahasa dengan cara memecah 504 bahasa ke dalam komponen terkecilnya yang disebut sebagai fonem. Fonem berasal dari bahasa Latin, phonema, yang berarti suara yang diucapkan. Penelitian menunjukkan, semakin beragamnya fonem yang dimiliki oleh suatu bahasa menunjukan bahasa itu menjadi sumber dari bahasa-bahasa lain yang lebih sedikit memiliki fonem.
Penelitiannya sampai pada kesimpulan bahwa semakin jauh sekelompok manusia berkelana dari Afrika dalam rekam jejak sejarahnya, semakin sedikit fonem yang digunakan dalam bahasa mereka. Ini mengartikan bahwa sebagaimana diprediksikan dalam studi tersebut, bahasa-bahasa di Amerika Selatan dan Kepulauan Pasifik memiliki fonem paling sedikit, sedangkan bahasa-bahasa di Afrika memiliki fonem terbanyak.
Ternyata, pola ini juga memiliki kesamaan dengan studi terhadap genetik manusia. Sebagaimana dipaparkan sebagai peraturan umum, semakin jauh seseorang keluar dari Afrika, yang dianggap secara luas sebagai asal muasal nenek moyang manusia, semakin kecil perbedaan antara individu dalam populasi kelompok individu tersebut bila dibandingkan dengan keragaman di daerah asalnya, Afrika.
Studi Atkinson ini menggunakan metode statistik mutakhir yang sama untuk mengonstruksikan pohon genetik berdasarkan urutan DNA. Mengenai penggunaan metode statistik ini dalam mencari sumber bahasa manusia, seorang ahli bahasa, Brian D Joseph dari Universitas Ohio, mengatakan, sebagai sumber wawasan baru dalam studi di bidangnya.
"Saya rasa kita sudah seharusnya memerhatikan hal ini dengan seirus meskipun masih ada orang yang akan menolaknya," ujar Joseph.
Sebagai informasi tambahan, studi yang dilakukan Atkinson ini unik karena berusaha menemukan akar bahasa dari waktu yang sangat lampau. Tentang umur bahasa pun masih menjadi soal perdebatan karena di lain sisi ditemukan fakta sementara bahwa umur bahasa telah mencapai 50.000 tahun.Namun, di lain sisi beberapa ahli bahasa lain juga masih skeptis dengan fakta sementara itu. Mereka menemukan faktor lain yaitu "perkembangan dari kata-kata yang sangat cepat" sehingga kemungkinan umur bahasa sendiri tidak lebih dari 10.000 tahun lamanya.
sumber : http://sains.kompas.com/read/2011/04/18/12185214/Asal.Muasal.Bahasa.Manusia.Terkuak
Langganan:
Postingan (Atom)