Tampilkan postingan dengan label ketika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ketika. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Desember 2013
Awas! Kecederaan Ketika Mencukur Bulu Kemaluan Meningkat!
Sebuah kajian menunjukkan jumlah kemalangan bagi orang yang sering mencukur bulu kemaluan ini meningkat sebanyak lima kali ganda. Kaji selidik yang dijalankan di San Diego ini menunjukkan kecelakaan tersebut berlaku ketika mencukur dan membersih di bahagian sulit tersebut.

Seperti yang dilaporkan NyDailyNews, di Amerika sahaja terdapat sekitar 12,000 orang yang dirawat di Unit Kecemasan akibat kemalangan ketika mencukur bulu kemaluan dalam beberapa tahun terakhir ini. Kajian yang dilakukan oleh penyelidik dari University of California, San Diego ini mencatat peningkatan tersebut dari tahun 2002 hingga tahun 2010 sebanyak 11,704 orang yang dirawat di Unit Kecemasan, setelah mencukur dalam bentuk lainnya.
Perbandingan antara lelaki dan wanita juga tidak begitu jauh, wanita (56.7%) dan lelaki (43.3%).
Kajian ini juga mencatatkan bahawa 83% dari kecederaan tersebut diakibatkan oleh pisau cukur tangan, diikuti oleh gunting sebanyak 22% dan lilin panas 1.4%. Cedera akibat laser adalah cedera yang paling umum, tapi cedera yang dialami tidak parah seperti yang lainnya.
Menurut penyelidik lagi, hampir 29% cedera yang dialami oleh golongan wanita ini terjadi pada remaja perempuan yang berusia kurang dari 18 tahun. “Cita-cita awal adalah untuk memenuhi keinginan untuk menjaga keindahan pada tubuh seseorang bagaikan sudah menjadi suatu budaya,” tulis para penyelidik.
Penyelidik memberikan tips bagi anda yang ingin mencukur bulu kemaluan agar perhatikan dengan baik dimana meletakkan pisau cukur itu dan jangan sesekali mencukur sekiranya anda berada di bawah pengaruh ubat-ubatan atau alkohol.
-NyDailyNews
ReadFull Article ..
Seperti yang dilaporkan NyDailyNews, di Amerika sahaja terdapat sekitar 12,000 orang yang dirawat di Unit Kecemasan akibat kemalangan ketika mencukur bulu kemaluan dalam beberapa tahun terakhir ini. Kajian yang dilakukan oleh penyelidik dari University of California, San Diego ini mencatat peningkatan tersebut dari tahun 2002 hingga tahun 2010 sebanyak 11,704 orang yang dirawat di Unit Kecemasan, setelah mencukur dalam bentuk lainnya.
Perbandingan antara lelaki dan wanita juga tidak begitu jauh, wanita (56.7%) dan lelaki (43.3%).
Kajian ini juga mencatatkan bahawa 83% dari kecederaan tersebut diakibatkan oleh pisau cukur tangan, diikuti oleh gunting sebanyak 22% dan lilin panas 1.4%. Cedera akibat laser adalah cedera yang paling umum, tapi cedera yang dialami tidak parah seperti yang lainnya.
Menurut penyelidik lagi, hampir 29% cedera yang dialami oleh golongan wanita ini terjadi pada remaja perempuan yang berusia kurang dari 18 tahun. “Cita-cita awal adalah untuk memenuhi keinginan untuk menjaga keindahan pada tubuh seseorang bagaikan sudah menjadi suatu budaya,” tulis para penyelidik.
Penyelidik memberikan tips bagi anda yang ingin mencukur bulu kemaluan agar perhatikan dengan baik dimana meletakkan pisau cukur itu dan jangan sesekali mencukur sekiranya anda berada di bawah pengaruh ubat-ubatan atau alkohol.
-NyDailyNews
Minggu, 01 Desember 2013
Inpirasa Ketika Tuhan Menciptakan Seorang Ibu

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya. Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini?"
dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?"
Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi bukan dari plastik.
Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai
Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya
Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya.
Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
enam pasang tangan!!
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang tangan....?", "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...." balas Tuhan.
Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang modelnya
"Tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang modelnya?" Malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk. Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh".
Artinya..., ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan pasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah".
"Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai"
Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging
Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi....
Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan .
"Terlalu lunak", katanya memberi komentar.
"Tapi kuat" Kata Tuhan Bersemangat.
"Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita."
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat. lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, idea dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu di pipi, "Eh, ada kebocoran di sini"
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan,air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., air mata...."
"Tuhan memang ahlinya....", Akhirnya Malaikat berkata pelan
"JIKA KAMU MENCINTAI IBUMU SEBARKAN CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA"
Langganan:
Postingan (Atom)