Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 April 2014
Helsinki Ibu Kota Finlandia Ini Berpredikat Kota Paling Jujur di Dunia

Helsinki, ibu kota sekaligus salah satu kota terbesar di Finlandia kini miliki julukan sebagai kota paling jujur di dunia. Tahukah Anda, jika dari 12 dompet yang hilang atau terjatuh di Helsinki, 11 diantaranya pasti kembali ke pemiliknya.
Berdasarkan survei dari Reader’s Digest, predikat ini diberikan ke kota di dataran Skandinavia itu. Namun bukan Helsinki saja yang peroleh predikat sebagai kota paling jujur di muka bumi, ada 15 kota lain yang mendapatkannya.
Berikut daftar 16 kota paling jujur di dunia menurut Reader’s Digest yang dikutip dari Daily Mail:
Helsinki, Finlandia – 11 dompet kembali.
Mumbai, India – 9 dompet kembali.
Budapest, Hungaria – 8 dompet kembali.
New York City, AS – 8 dompet kembali.
Moscow, Russia – 7 dompet kembali.
Amsterdam, Belanda – 7 dompet kembali.
Berlin, Jerman – 6 dompet kembali.
Ljubljana, Slovenia – 6 dompet kembali.
London, UK – 5 dompet kembali.
Warsawa, Polandia – 5 dompet kembali.
Bucharest, Rumania – 4 dompet kembali.
Rio de Janeiro, Brazil – 4 dompet kembali.
Zurich, Swiss – 4 dompet kembali.
Prague, Republik Ceko – 3 dompet kembali.
Madrid, Spanyol – 2 dompet kembali.
Lisbon, Portugal – 1 dompet kembali.
Dari studi kecil yang dilakukan Reader’s Digest, mereka telah menjatuhkan sekitar 192 dompet dan tiap kota mendapat jatah 12 dompet. Dompet ini sengaja dijatuhkan di pelbagai area publik seperti pusat perbelanjaan, tempat parkir, trotoar, dan masih banyak lagi lokasi lainnya.
Dari list di atas hanya ada satu negara Asia yakni India. Sayangnya tak ada satu pun wakil Asia Tenggara khususnya Indonesia. Apakah ini jadi pertanda jika kota-kota di Indonesia sama sekali tak miliki warga yang berperilaku jujur?
source
Rabu, 25 Desember 2013
Ibu Memakaikan Mereka Susuk Sejak Berusia Belasan Tahun Bagi Mengekalkan Kecantikan

Selepas lebih 15 tahun, baru dua beradik perempuan menyedari tindakan ibu memakaikan mereka susuk sejak berusia belasan tahun bagi mengekalkan kecantikan dan memikat sesiapa memandang, adalah perbuatan syirik dan bertentangan ajaran Islam.
Hanya mahu dikenali sebagai Lisa, 30, wanita berdarah kacukan Melayu dan Cina itu berkata, dia dan kakaknya, Lorina, 35, mendapat kesedaran selepas dimaklumkan rakan dan bersyukur kerana selepas berkahwin, suami membantu mereka membuang amalan itu.Menurut Lisa, amalan memakai susuk ibarat tradisi dalam keluarga dan kekurangan pengetahuan dalam agama menyebabkan mereka menganggap ia perkara biasa serta tidak menyalahi syariat Islam.
Label:
bagi,
belasan,
berusia,
ibu,
kecantikan,
memakaikan,
mengekalkan,
mereka,
sejak,
susuk,
tahun
Minggu, 01 Desember 2013
Inpirasa Ketika Tuhan Menciptakan Seorang Ibu

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya. Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini?"
dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?"
Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi bukan dari plastik.
Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai
Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya
Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya.
Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
enam pasang tangan!!
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang tangan....?", "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...." balas Tuhan.
Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang modelnya
"Tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang modelnya?" Malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk. Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh".
Artinya..., ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan pasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah".
"Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai"
Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging
Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi....
Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan .
"Terlalu lunak", katanya memberi komentar.
"Tapi kuat" Kata Tuhan Bersemangat.
"Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita."
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat. lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, idea dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu di pipi, "Eh, ada kebocoran di sini"
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan,air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., air mata...."
"Tuhan memang ahlinya....", Akhirnya Malaikat berkata pelan
"JIKA KAMU MENCINTAI IBUMU SEBARKAN CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA"
Langganan:
Postingan (Atom)